Samita: Bintang Berpijar di Langit Majapahit

Samita Bintang Berpijar di Langit Majapahit Kegelisahan mencuat di hati Hui Sing Pelayaran pertamanya ke Jawa Dwipa dihadang peristiwa mengenaskan Ratusan ping se Kekaisaran Ming dibantai pasukan Majapahit Saat itulah kitab pusaka Kutub Beku m

  • Title: Samita: Bintang Berpijar di Langit Majapahit
  • Author: Tasaro G.K.
  • ISBN: 9797520935
  • Page: 399
  • Format: Paperback
  • Kegelisahan mencuat di hati Hui Sing Pelayaran pertamanya ke Jawa Dwipa dihadang peristiwa mengenaskan Ratusan ping se Kekaisaran Ming dibantai pasukan Majapahit Saat itulah, kitab pusaka Kutub Beku milik gurunya, Laksamana Cheng Ho, raib Celakanya, hanya dia, Juen Sui, dan Sien Feng yang dicurigai sebagai pencuri kitab ilmu tenaga dalam aliran Thifan Pokhan itu.DemiKegelisahan mencuat di hati Hui Sing Pelayaran pertamanya ke Jawa Dwipa dihadang peristiwa mengenaskan Ratusan ping se Kekaisaran Ming dibantai pasukan Majapahit Saat itulah, kitab pusaka Kutub Beku milik gurunya, Laksamana Cheng Ho, raib Celakanya, hanya dia, Juen Sui, dan Sien Feng yang dicurigai sebagai pencuri kitab ilmu tenaga dalam aliran Thifan Pokhan itu.Demi kepentingan negara, Cheng Ho menunda penyelesaian kasus itu Dia memimpin ribuan ping se menuju Majapahit, menuju Prabu Wikramawardhana, menuntut pertangungjawaban Raja Majapahit itu.Sampai di kota raja, Keraton Majapahit diguncang rajapati Cheng Ho menduga, pembunuh yang berkeliaran di keraton berhubungan dengan pencuri Kitab Kutub Beku.Benarkah demikian Lalu, siapakah di antara ketiga murid Cheng Ho yang mencuri Kitab Kutub Beku, sekaligus mengkhianati perguruan Ataukah, ada orang lain yang bertanggung jawab terhadap peristiwa menggemparkan itu Ketika Majapahit terpinggirkan ke bibir jurang sejarah, Hui Sing melahirkan dirinya menjadi sosok baru laksana bintang Bersinar tanpa lelah Samita, bintang berpijar di langit Majapahit.

    One thought on “Samita: Bintang Berpijar di Langit Majapahit”

    1. Aku pertama tertarik membaca Samita karena tahu novel ini berkaitan dengan Cheng Ho. Soalnya, aku juga pernah ingin menulis soal dia sih. Sebagai penggemar cerita silat Mandarin, kupikir sepertinya asyik juga kalau bisa menulis dalam genre ini, dan sekaligus memasukkan unsur-unsur Islam di dalamnya, melalui tokoh Cheng Ho ini. Eh, tahunya keduluan, heheheTepatnya, novel ini berkisah tentang murid perempuan kesayangan Cheng Ho, bernama Hui Sing. Tokoh kita ini turut gurunya berlayar ke Majapahit [...]

    2. LIDAH ORANG BERAKAL ADA DI BELAKANG HATINYA, HATI ORANG DUNGU ADA DI BELAKANG LIDAHNYA!!Luar biasa, Selalu Luar biasa! Novel sejarah yang romantis ini, walaupun segi romantisnya tidak terlalu terlihat seperti di buku Kinanthi, tetap mampu menimbulkan roman yang luar biasa buat saya. Sejarah bila di sajikan dengan cerita seperti ini akan sangat menarik untuk terus membaca tanpa rasa jemu.Penuturan tentang penyebaran agama Islam yang begitu runut dan indah. Sosok Hui sing atau Samita yang begitu p [...]

    3. Ga suka ga suka ga sukaaaa. Kenapa akhirnya bikin penasaran? Sedih (karena Sad Respatinya meninggal dan Soma diculik sama Dewi Anindita) dan menggantung. Oia, Ramya juga belum jelas gimana nasibnya. Pokonya kaya belum udahan lah. Buku ini ada lanjutannya ga?Dan ternyata, setelah saya baca tentang penulisnya, buku Sasmita: Bintang Berpijar di Langit Majapahit ini adalah karya awal Tasaro. Wow.Awalnya saya ga tertarik baca buku ini, karena kalo diliat dari cover, banyak buku lain yang lebih menari [...]

    4. jika dendam bisa memanggil nyawa yang terlanjur melayang, aku akan menyebar bibit na di ladang yang luas. jika kesumat mampu mengembalikan waktu yang tertinggal, akan kuperas seluruh darahku untuk membenci (hlm. 345)awal penuh dendam, akhir bercucuran. namun dendam adalah suatu bentuk kepatuhan, apakah itu bisa dipersalahkan atau malah suatu pembenaran. ingin rasa na memberi cukup 2 bintang untuk kisah ini, namun melihat referensi yang memang ditampilkan di belakang na, oklah untuk menambahkan 1 [...]

    5. 28th - 2011Nemu buku ini di Rumah , entah punya siapa. Terima kasih buat yang punya, jadi bisa numpang baca sambil nunggu acara MATA GRI dimulai. Apalagi ternyata acaranya molor dua jam dari jadwal semula, jadi cukuplah waktunya untuk menamatkan buku ini.Begitu baca eh, kok seperti baca cersil Kho Ping Hoo yang berseting di Jawa. Belum lagi nama jurus-jurus kungfunya yang terasa asing dan aneh. Membaca nama jurus panda memetik anggur, yang terbayang langsung deh si Po dari Kungfu Panda lagi meti [...]

    6. Habis baca Kite Runner trus nemu buku ni. Ga sengaja aj liat di rak buku perpus kota Malang. Jujur kacang ijo, tertarik ama cover-nya. Ga taunya, sekali lagi q dibuat ga berhenti baca. Bahkan memotivasiq untuk cari lagi novel2 historical-fiction dgn lat-bel Majapahit. Selain tu, buku ni juga bikin q makin penasaran sama Laksamana Cheng Ho.Pas buka ,, ternyata ada sekuelnya ya. Semoga menjawab rasa penasaranq ttg nasib Samita.

    7. 3,9/5 starMungkin saja, novel ini yang bagian inspirasi film Alif Lam Mimngan komposisi lebih ke individu banding kondisi (politik).Alurnya dimanis, kadang cepetkadang lambathasa puitisnya kuat, bahkan semi-cerita tetap enak dilalui.kurang suka ending-nya ajagaimanapun begitu, buku pertama ini terlihat penulisnyaterlalu menyalurkan emosinya.tapi akhirnya, Tasaro melahirkan buku-buku menarik.yang diantaranya novel triologi "Muhammad" Saw

    8. Boekoe ini bikin akoe kena denda dari perpoes kota sebesar 33 riboe! Rekor! Inget banget coz baroe diloenasi 10 riboe sampai sekarang MWAHAHAHA.Akoe pingin batja boekoe ini lage. Kalaoe bisa pingin poenja sendiri boekoenja biar ga oesah didenda lagi XD Boekoe ini yang bikin akoe kenal sama Hasta Brata djoega filosofi dari hanatjaraka.Kayake boekoe ini oedah ditjetak oelang dengan kover jang lebih bagoes. Tapi waktoe itoe beloem bisa beli *krik saku siswa SMA

    9. Kalo tidak salah ingat (selesai membaca ketika masih SMP)Buku yang membangkitkan semangat juang dan keberanian seorang wanita. Keberanian untuk menjaga kehormatan, semangat untuk mencapai cita-cita. Mengajak kita sebagai wanita untuk tidak cengeng atau hanya bergantung pada laki-laki, sebagai bukti bahwa wanita itu 'bisa'. *setelah baca ini (dulu waktu SMP), jadi suka bela diri.

    10. hadeeeeeeh. ditambahin sampul depan ganti judul dan sukses bikin bingungterpaksa turun satu bintang dari edisi yang atunya lagilebih suka sampul yang lama, lebih keren judul yang lamauntuk Bintang Berpijarnya pinjem kak Rooshehehehe

    11. aku baca buku ini saat masih SMP dipinjamkan oleh guru sejarah, bu dwi yang cantik, karna aku berhasil mendapatkan nilai sempurna pada ujian sejarah.at membaca ini aku terhanyut pada setting indonesia tempo dulu mengaharukan!

    12. 08-11-09 minjam ma mba roos------------------------------30-05-10 beli, dikira sambungan samita bintang berpijar di langit majapahitternyata buku yg sama, republish, beda cover, beda judul, beda deskripsi, yang sama cuma cerita dan isbn. hadeeeeehuntung belum punya :p

    13. Tak bisa lagi deh diungkapkan dg kata2! Benar2 merasuk taste-nya! :DCerita menarik yg disajikan dg apik! Love it! Tp endingnya nggantungSaya menantikan buku lanjutannya loh! Gak asik ah kalau ngegantung gini ceritanya :(

    14. Pertama kali baca buku ini waktu SMP, dan sampai sekarang masih tetap menjadi salah satu buku favorit Sudah lebih dari lima kali dibaca ulang :D

    15. buat yang kangen ma model ceritanya wiro sableng, mungkin dengan membaca buku ini terobati. meksi tidak sama dengan lho

    16. Keren terutama jurus dan filosofi Hanacaraka-nya. Jadi pengen baca tentang sejarah Nusantara sendiri (*masih buta sejarah nih :( )

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *