Sengsara Membawa Nikmat

Sengsara Membawa Nikmat Midun tidak habis pikir Bagaimana mungkin Kacak penghulu yang kaya raya bangsawan tinggi kemenakan raja di kampungnya menaruh iri dan dendam kepadanya yang hanya seorang rakyat biasa Midun merasa ti

  • Title: Sengsara Membawa Nikmat
  • Author: Tulis Sutan Sati
  • ISBN: 9794703601
  • Page: 176
  • Format: Paperback
  • Midun tidak habis pikir Bagaimana mungkin Kacak penghulu yang kaya raya, bangsawan tinggi kemenakan raja di kampungnya menaruh iri dan dendam kepadanya, yang hanya seorang rakyat biasa Midun merasa tidak melakukan perbuatan yang salah, menyinggung atau menyakiti orang lain Ia tidak menyadari, justru kehalusan budi pekerti dan kerendahan hatinya menyebabkan ia begitu disMidun tidak habis pikir Bagaimana mungkin Kacak penghulu yang kaya raya, bangsawan tinggi kemenakan raja di kampungnya menaruh iri dan dendam kepadanya, yang hanya seorang rakyat biasa Midun merasa tidak melakukan perbuatan yang salah, menyinggung atau menyakiti orang lain Ia tidak menyadari, justru kehalusan budi pekerti dan kerendahan hatinya menyebabkan ia begitu disayangi dan dibela oleh orang orang sekampung, sehingga menerbitkan rasa cemburu dan benci Kacak.Tak habis habisnya Kacak mencari akal untuk menjebak, menyiksa, bahkan menghabisi nyawa orang yang tak disenanginya Niatnya tak pernah sampai karena penjagaan ayah dan guru silat Midun Tetapi akhirnya upaya Kacak berhasil juga, Midun dihukum penjara karena kesalahan yang sengaja ditimpakan kepadanya.Menjadi orang hukuman benar benar suatu hal yang tidak pernah dibayangkan oleh Midun Walaupun demikan, ia mencoba menjalani dengan tabah dan berani Hari hari di dalam penjara terasa berat, bahkan masa depan pun tidak jelas Apa yang dapat ia lakukan untuk memperbaiki nasib Midun memilih untuk tidak menyerah.Bagaimana selanjutnya perjuangan Midun untuk bertahan hidup Dapatkah ia mengubah nasibnya yang kurang beruntung Dan bagaimana akhir permusuhannya dengan Kacak

    One thought on “Sengsara Membawa Nikmat”

    1. Ini novel pertama yang aku review. Aku ingat banget, waktu itu masih kelas 5 SD ada tugas akhir catur wulan (kalo sekarang pake semester) membuat ringkasan dan pendapat dari isi buku yang ada di perpustakaan sekolah. Aku tanya ke sana kemari gimana caranya ringkas dan buat pendapat tentang isi novel. Hasilnya? Seneng banget, hasil ringkasan dan komentar ku dibacakan di depan kelas.

    2. "Sengsara Membawa Nikmat" bercerita tentang Midun, seorang pemuda asal Sumatera Barat (dari sebuah lembah yang tidak jauh dari Bukittinggi). Midun adalah seseorang yang disegani dan disenangi di kampungnya. Kemahirannya dalam ilmu bela diri serta kebaikan hatinya membuatnya menjadi kesayangan banyak orang.Memang Midun seorang muda yang sangat digemari orang di kampungnya. Budi pekertinya amat baik dan tertib sopan santun kepada siapa pun.Popularitas Midun ini ternyata menciptakan kedengkian di h [...]

    3. Novel yang dibuat tahun1929 bahkan sebelum Indonesia merdeka, dengan cover warna orange cerah, warna yang sangat mencolok dan salah satu warna favoritkuan wajah sepasang pria dan wanita muda belia bertatap mesra berlatar rumah gadang ala cover novel romance.mance ala Indonesia. Kisah dimulai disebuah kampung atau nagari di Bukittinggi Sumatra Barat, tentang permusuhan Midun dan Kacak, Midun si protagonis dan Kacak sang antagonis, dipermulaannya kita akan disungguhkan betapa benci dan dengkinya K [...]

    4. Pertama baca kelas 6 sd, tp karena 'gak kuat' n kebosenan cuma selesai setengahnya aja. Waktu kelas 2 sma, dibaca kembali untuk keperluan tugas membuat film dari karya sastra. Akhirnya beneran, saya remake novel ini menjadi karya film dengan jalan cerita yang diadaptasi untuk lebih 'kekinian'. Seru!!! Tokoh Kacak saya bikin bener2 jahat dan Midun pun merubah kesengsaraannya menjadi kenikmatan melalui kontes Indonesian Idol, hahaha. Waktu itu tahun 2005, kontes semacam itu lagi naik daun. Buku in [...]

    5. Yang kebayang itu ingatan sama tentang kecantikan Desi Ratnasari sang pemeran Halimah, dalam adaptasi novel ini di serial TVRI tahun 90an, walaupun waktu itu masih kecil (sd) tapi rasanya ceritanya begitu membekas dalam ingatan.harusnya dibuat film barunya, dengan versi modern, cocoknya yang jadi midun itu Iko Uwais dan Halimah hmmmmm tetep Desi Ratnasari lol

    6. Sebuah roman yang sangat banyak nasehatnya bagi para pemuda. ditulis dengan gaya bahasa minang yang diterjemahkan ke Indonesia. Banyak petatah petitih yang mungkin sudah terasa asing bagi pemuda minang kebanyakan. Ingin segera kembali menonton filmnya yang diangkat ke layar lebar pada tahun 1990an.

    7. Membaca ulang buku ini, seperti flashback zaman SMP, minjem bukunya di perpus sekolah Ah selalu suka baca karya sastra zaman dulu. Jadi inget si Midun versi Sandy Nayoan sebelum dia melebar :)

    8. Reading Challenge #12: A book based on or turned into a TV showBuku ini dijadikan serial di TV pada 90-an, zaman TVRI masih berjaya. Saat sinetron masih langka. Gak inget ceritanya, cuma inget yang jadi Midun tuh Gusti Randa dan Halimah diperankan Desy Ratnasari. Jadi saat lihat buku ini di Pustaka Kelana, langsung kepikir kenapa nggak? Tulis Sutan Sati mungkin ga pernah mengira kalo bukunya bakal dijadiin sinetron saat pertama kali menerbitkannya pada 1929. Wow empat belas tahun lagi buku ini b [...]

    9. “Tidakkah Tuan tahu, bahwa menurut agama Islam terlarang memperbungakan uang?" (hal. 163)Sejak Maulid Nabi, Kacak merasa iri pada Midun. Banyak orang di kampung yang menyukai Midun, rakyat biasa yang berakhlak mulia itu. Kebencian Kacak semakin menjadi-jadi saat bermain sepak raga, saat Midun menolong perempuan yang akan diserang orang gila, juga saat Midun menolong istri Kacak yang nyaris tenggelam.Kacak ingin membalas dendam kepada Midun. Akhirnya Midun dihukum penjara atas sesuatu yang buka [...]

    10. Satu dari segelintir karya sastra era Pujangga Lama yang selesai kubaca. Ceritanya lumayan juga, mengisahkan seorang pemuda luhur budinya yang terpaksa mengalami serangkaian kejadian 'sengsara' akibat iri dan dengki dari pemuda lain, namun akhirnya menjadi orang sukses berkat kebaikan hatinya dan keuletannya. Kata-kata yang digunakan memang seringkali membuat kening berkerut dan kepala mendadak pusing, terutama untuk kita yang sama sekali tak pernah kenal dengan sebagian besar kosakata yang digu [...]

    11. Novel klasik Indonesia yang sudah lama ingin dibaca dan baru kesampaian 2 hari terakhir ini. Kisah cerita ini ternyata berbeda dengan bayangan saya berupa kisah cinta tragis seperti Siti Nurbaya, tetapi mengenai kisah permusuhan antara dua lelaki yang hidup sekampung. Permusuhan yang membawa sengsara yang sangat kepada Midun, tokoh utama dalam cerita ini. Hanya saja, selama membaca kisah ini, saya tidak begitu merasakan sengsara dalam Midun ini. Selain itu jalan ceritanya juga sudah bisa ditebak [...]

    12. Salah satu roman klasik Indonesia yang syukurnya bisa diakses online via Perpustakaan Digital Qbaca. Kental dengan unsur budaya Minangkabau serta nilai-nilai agama, agaknya kisah tentang Midun dan Kacak ini perlu dibaca dan dipelajari oleh generasi muda. Karena di tengah banyaknya orang-orang seperti Kacak, masih ada orang seperti Midun. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

    13. Benar aku mulai baca kelas 1 smp diperpustakaan sekolah, setiap uari bolak balik ke perpus cuma buatbaca buku ini dan buku2 populer lainnya.

    14. masa-masa baca-baca buku dari perpustakaan SD dulu. Girang banget pas ada adegan audiovisualnya? (film televisinya) di RCTI.

    15. dah lama banget sebenarnya baca buku inimayan banyak menawarkan pelajaran moral bagi kita para generasi penerus bangsa. aku suka sastra dan ini merupakan salah satu dari koleksi favoritku.

    16. Sumpahi buku betul2 bikin otak ngayal teruslama kesengsaraan itu belum terasa nikmat.HehehehehTapi bagus kok:D

    17. beuh sengsara membawa siti nurbaya ini mahehehe it was very good story strong characteristicmantab lah,a jiwa nasionalisme juga melawan belande

    18. Biarpun bukan tugas sekolah, dulu aku iseng minjem ini~ (^o^)/ ceritanya bagus!Intinya sih: "Berakit-rakit ke hulu, naik speedboat kemudian~" U^皿^U*gugukgakbisarenang* (°)#))<<

    19. Saya suka ceritanya, ringan dan sarat pesan belum lagi kalimat-kalimatnya yang indah penuh sajak dan pantun melayu yang indah. Amboi sastra lama nan elok !

    20. Lucu memang membaca bahasa minang yang dibahasa indonesiakan, tapi dengan begitu kita bisa ngerti pantun dan kiasan minang yg mungkin sebelumnya sulit bwt dimengerti.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *